Promosi

PGRI Cabang Sumbang Perkuat Silaturahmi dan Profesionalisme melalui Ngaji Bareng GTK Korwilcam Dindik Sumbang Wilayah Tengah


SUMBANG – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang memperkuat iman dan ukhuwah, PGRI Cabang Sumbang bekerja sama dengan Korwilcam Dindik Sumbang, KKKS Widyatama Kecamatan Sumbang, UPZ Korwilcam Dindik Sumbang, IGTKI, KKGPAI SD, dan MGMP SMP Kecamatan Sumbang menggelar Gebyar Ramadhan ke-3. Acara yang mengusung tema "Ngaji Bareng Guru dan Tenaga Kependidikan" ini berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan di wilayah tengah Korwilcam Dindik Sumbang.


Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di SD Negeri Ciberem. Hadir dalam acara ini jajaran pengurus PGRI Sumbang,  Korwilcam Dindik Sumbang, pengawas sekolah, penilik serta para kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan rohani dan profesionalisme di tengah kesibukan tugas sehari-hari.


Acara dimulai tepat waktu dengan dibuka oleh moderator. Dalam sambutan pembukanya, moderator mengajak seluruh peserta untuk sejenak merenungkan makna kehadiran di majelis ilmu tersebut. "Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita manfaatkan momentum untuk tidak hanya memperbaiki hubungan dengan sesama, tetapi juga mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," ucapnya, mengawali rangkaian acara dengan penuh khidmat.


Suasana semakin syahdu ketika salah seorang guru melantunkan ayat suci Al-Qur'an. Bacaan yang merdu dan penuh penghayatan itu berhasil menyentuh hati para hadirin. Tilawah tersebut tidak hanya menjadi pembuka acara secara spiritual, tetapi juga mengingatkan para pendidik akan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan profesi sebagai pengajar.



Memasuki acara inti, Ustad Teguh Dasa P., S.Ag., M.Pd memberikan tausiyah yang menyegarkan jiwa. Dalam ceramahnya, ia menyapa para guru dan tenaga kependidikan dengan hangat. Ia mengajak seluruh peserta untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan, tidak hanya ibadah ritual tetapi juga ibadah sosial.


"Ada tiga amalan utama yang bisa kita tingkatkan di bulan Ramadhan ini," ujar Ustad Teguh.

 

"Pertama, shalat. Jadikan shalat tidak sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan untuk berdialog dengan Allah. Kedua, sedekah. Jangan ragu berbagi, karena rezeki tidak akan berkurang dengan sedekah. Ketiga, membaca Al-Qur'an. Bacalah meski hanya beberapa ayat setiap hari, tetapi istiqomah." pesannya yang disambut dengan antusiasme para hadirin.


Acara dilanjutkan dengan sambaran sekaligus pemaparan dari Ketua PGRI Sumbang, Widi Haryono, S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan secara rinci peran strategis PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di wilayah Sumbang.


"PGRI bukan sekadar organisasi profesi. Kami adalah rumah bersama bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Di sini, kami berupaya menjadi garda terdepan dalam advokasi, peningkatan kompetensi, serta menjaga solidaritas antaranggota." tegas Widi Haryono.

 


Ia juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan PGRI Sumbang, mulai dari pelatihan kurikulum, workshop pengembangan media pembelajaran, hingga kegiatan sosial seperti bakti sosial dan santunan anak yatim. 

"Semua ini kami lakukan untuk memastikan bahwa PGRI hadir dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya." tambahnya.


Suasana semakin hangat ketika Ketua KKKS Widyatama Dedi Trihartoko, S.Pd menyampaikan sambutannya. Ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara ngaji bareng tersebut.


"Saya sangat mengapresiasi kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Di tengah kesibukan mengajar dan berbagai tugas administratif, Bapak dan Ibu masih menyempatkan diri untuk hadir memperkuat silaturahmi. Ini membuktikan bahwa kita memiliki komitmen yang kuat untuk terus belajar dan memperbaiki diri." ucapnya.

 


Menurutnya, kebersamaan seperti inilah yang menjadi modal sosial penting bagi para pendidik dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan generasi bangsa.


Pentingnya Kode Etik Guru

Sesi berikutnya diisi oleh Erin Trihartanto, S.Pd., M.Pd, selaku Pengawas Korwilcam Dindik Sumbang yang menyampaikan materi pembinaan mengenai Kode Etik Guru. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan jelas, ia mengingatkan kembali kepada seluruh pendidik tentang pentingnya menjaga marwah profesi guru.


"Kode Etik Guru bukan sekadar dokumen formal yang harus dihafalkan. Ini adalah pedoman perilaku yang harus kita internalisasi dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas." jelas Erin.

 


Ia menjabarkan beberapa poin penting dalam kode etik, seperti kewajiban guru untuk bersikap profesional, adil, dan tidak diskriminatif terhadap peserta didik. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama rekan sejawat, orang tua murid, dan masyarakat.


"Sebagai guru, kita adalah figur yang digugu dan ditiru. Maka sudah seharusnya kita menjadi teladan dalam perkataan maupun perbuatan. Dengan memegang teguh kode etik, kita tidak hanya menjaga nama baik profesi, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik." pungkasnya.


Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Seluruh guru dan tenaga kependidikan yang hadir berpose bersama, mengabadikan momen kebersamaan di bulan suci yang penuh berkah ini. Suasana keakraban semakin terasa ketika acara diakhiri dengan saling berjabat tangan. Tampak para peserta satu per satu bersalaman, saling memaafkan, dan bertukar ucapan selamat menjalankan ibadah puasa.


Gebyar Ramadhan ke-3 yang digelar PGRI Sumbang bersama ini tidak hanya berhasil meningkatkan keimanan dan ketakwaan para pendidik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara mereka. Acara ini menjadi bukti bahwa di tengah tuntutan profesionalisme yang tinggi, para guru dan tenaga kependidikan di Sumbang tetap menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.



Kontributor: Maulana Bayu

Next Post Previous Post
2 Comments
  • Anonim
    Anonim 26 Februari 2026 pukul 19.25

    Hidup PGRI

    • PGRI CABANG SUMBANG
      PGRI CABANG SUMBANG 13 Maret 2026 pukul 17.20

      Hidup Guru ! Hidup PGRI ! Solidaritas YES !!!

Add Comment
comment url