Promosi

Perkuat Karakter Guru di Bulan Suci, PGRI Sumbang Gelar Pengajian dan Pembinaan Kompetensi di Wilayah Utara


SUMBANG – Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sumbang menggelar kegiatan pengajian dan pembinaan bagi guru serta tenaga kependidikan se-Kecamatan Sumbang. Acara yang berlangsung khidmat ini memadukan penguatan spiritual menyambut bulan suci Ramadhan dengan penegasan profesionalisme pendidik.


Sebelum gema taklim dimulai, suasana gedung pertemuan diselimuti keheningan yang syahdu saat seorang siswa kecil melangkah ke tengah panggung. Bayu, siswa kelas 4 SD Negeri 4 Kotayasa, tampil memukau dengan sebuah gitar di dekapannya.


Dengan jemari yang terampil memetik dawai, Bayu melantunkan Sholawat Jibril. Perpaduan suara gitar yang akustik dan lantunan doa yang lembut dari suara polos seorang murid itu menjadi oase penyejuk bagi ratusan guru yang hadir. Penampilan Bayu bukan sekadar selingan, melainkan bukti nyata hasil didikan karakter dan seni yang berhasil dibina oleh para pendidik di Kecamatan Sumbang, sekaligus menjadi pengantar yang sempurna menuju acara inti.



Ramadhan: Momentum Peningkatan Ibadah

Menghadirkan Ustadz Maulana Khoerul Ikhsan, S.Pd. Guru PAI SD Negeri Silado sebagai pembicara utama, beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan dengan multifungsi bagi umat Muslim. Beliau menyebutkan Ramadhan sebagai Syahru Siyami (bulan puasa), Syahru Tilawatil Qur'an (bulan Al-Qur'an), Syahru Shodaqoh (bulan sedekah), hingga Syahru Taubat dan Syahru Suaalil Maghfiroh (bulan memohon ampunan).


Dalam ceramahnya yang mengutip kitab Hilyatul Auliya, Ustadz Maulana menguraikan pesan penting dari Hatim Al Asham mengenai manajemen waktu dalam beramal. Beliau menyebutkan lima hal yang harus disegerakan: menyuguhkan hidangan tamu, mengurus jenazah, menikahkan anak yang bertemu jodoh, melunasi utang, dan segera bertaubat.



Penegasan 4 Kompetensi Guru

Tak hanya sisi spiritual, aspek profesionalisme juga menjadi sorotan. Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang, Emi Linarni, S.Pd., memberikan pembinaan langsung kepada para guru dan tenaga kependidikan.


Beliau mengingatkan kembali bahwa setiap guru wajib menguasai dan mengimplementasikan empat kompetensi dasar, yakni: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Profesional, dan Kompetensi Kepribadian.

"Peningkatan spiritual di bulan Ramadhan ini harus linear dengan peningkatan kualitas pengajaran kita di kelas," ujar Emi dalam arahannya.


Guru sebagai Penuntun Makrifat

Kegiatan ditutup dengan pesan menyentuh dari Ketua PGRI Cabang Sumbang, Widi Haryono, S.Pd.I. Beliau memberikan closing statement yang menegaskan betapa mulianya peran seorang pendidik.

"لَوْ لَا الْمُرَبِّيْ مَا عَرَفْتُ رَبِّيْ" > (Lau laal murabbi, maa 'araftu Rabbi) > "Jika bukan karena pendidik (guru), niscaya aku tidak akan mengenal Tuhanku."

 


Kalimat ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa tugas guru bukan sekadar mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan juga menuntun murid—seperti Bayu dan kawan-kawannya—menuju pengenalan jati diri dan Sang Pencipta.


Melalui kegiatan ini, PGRI Cabang Sumbang berharap para guru dapat menjalani Ramadhan dengan penuh keberkahan sekaligus tetap menjaga profesionalisme dalam mencerdaskan anak bangsa.



Penulis: Infokom PGRI Cabang Sumbang

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url